Minggu, 21 Juni 2015

Manajemen Modal


Apakah Anda tahu, apa perbedaan mendasar antara trader yang sering WD dan trader yang Konsisten Depo (KD)?...

Apakah karena Trading system-nya hebat?... Bukan!

Sebenarnya, rahasia kesuksesan di Trading Forex bukan hanya ditentukan oleh keampuhan sistem trading. Meskipun sistem trading yang Anda gunakan adalah sistem yang hebat, belum tentu menjadi jaminan bahwa Anda akan sukses trading.

Rahasia lain yang sangat penting terletak pada kemampuan mengelola modal atau yang umum dikenal dengan istilah Money Management. Tidak peduli seperti apa system trading yang Anda gunakan, mau system breakout, follow trend, reversal, short term atau long term dan lain sebagainya, jika Anda tidak tahu bagaimana mengelola uang Anda dalam trading di pasar Forex, maka besar kemungkinan Anda akan berakhir sebagai trader KD. Ya margin call (MC), walaupun sistem trading yang Anda gunakan adalah yang terbaik. Sebaliknya, walaupun Anda hanya menggunakan sistem trading sederhana sekalipun, tapi Money Management Anda bagus dan Anda disiplin mematuhinya, maka peluang Anda untuk sukses akan jauh lebih besar. Dengan demikian dapat disimpulkan, Trading System tanpa penerapan Money Management adalah NOL BESAR.

Bagaimana mengelola modal untuk dapat meminimalkan resiko dalam trading forex? Berikut ini konsep pengelolaan modal yang bisa Anda jadikan dasar dalam menjalankan trading di pasar Forex. Anda bisa mengubah plan ini menyesuaikan dengan style, atau gaya trading Anda. Silakan disimak dan pahami baik-bai.
  1. Tentukan berapa banyak dana yang akan Anda resikokan. Jika Anda hanya bisa memulai trading dengan dana $100, silakan mulai dengan dana tersebut. Yang penting, jika pun nanti Anda kehilangan seluruh uang tersebut, Anda tetap bisa hidup secara normal dan tidak ada satu orang pun yang Anda kambing hitamkan. Ingat, aturan ini digunakan oleh setiap trader WD. 
  2. Tentukan berapa modal (margin) yang Anda gunakan pada setiap trading. Biasanya saya menggunakan 5-10% dari total dana untuk setiap trading. Misal, jika dana saya $100, maka saya hanya akan menggunakan margin sebesar $10 di setiap trading. 
  3. Tentukan berapa yang Anda resikokan pada setiap trading. Jumlah yang Anda resikokan di setiap trading akan menentukan kekokohan financial account Anda. Dianjurkan Anda hanya meresikokan 1/5 dari margin yang Anda gunakan. Jika total dana adalah $100 dan per trading saya gunakan modal $10, maka saya akan resikokan 20% dari $10 yaitu $2. Ini berarti setiap trading saya hanya meresikokan 2% dari total dana. Resiko ini harus kurang lebih sama dengan nilai stop loss yang nanti Anda masukkan saat mengisi form order. 
  4. Tentukan berapa jumlah posisi trading yang akan Anda lakukan pada saat bersamaan. Melakukan beberapa posisi trading dalam waktu bersamaan berarti menambah resiko Anda. Walaupun itu juga berarti menambah peluang profit. Biasanya saya membatasi hanya trading 3 posisi dalam waktu bersamaan. Dengan begini, saya menggunakan 30% dari dana untuk trading dengan resiko sebesar 6% dari total dana. Saya akan melakukan trading lagi hanya setelah satu atau dua posisi sudah closed. 
  5. Tentukan berapa rasio Risk: Reward Anda Sekarang Anda sampai pada bagian terpenting dalam Money Management dari setiap trading yang Anda lakukan, tentukan terlebih dahulu berapa rasio antara Profit yang Anda inginkan dengan Loss yang sedia Anda resikokan. Rasio ini disebut juga dengan Risk : Reward. Misal, jika Anda merancang Risk : Reward Anda sebesar 1 : 2, maka ini berarti dalam setiap 1 nilai yang Anda resikokan, Anda mengharapkan 2 profit. Aturan ini nanti Anda terapkan dalam penentuan nilai stop loss dan take profit. Tentukan berapa persen kerugian yang Anda sanggupi dalam sehari. Jika dalam sehari Anda loss sesuai dengan resiko yang anda, maka berhentilah trading pada hari tersebut. Ini perlu dilakukan agar bisa berpikir lebih jernih pada hari berikutnya. Ini sangat berkaitan dengan faktor psikologis yang turut menentukan keberhasilan seseorang dalam trading. Gunakan waktu lebih banyak untuk memikirkan rasio win-loss Anda. Pertama, pastikan nilai keuntungan Anda lebih besar dari pada kerugian. Sebenarnya ada banyak hal yang bisa dimasukkan dalam rencana Money Management Anda, tapi hal pertama yang paling penting adalah bahwa Anda memilikinya. Hal terpenting berikutnya adalah Anda disiplin mematuhinya. Tanpa disiplin, tidak seorangpun trader bisa sukses.

PENTING!!!...
Harus Anda perhatikan jika tidak ingin gagal dalam trading (Margin Call), silahkan di pahami kembali dan jadikan habit dalam traing Anda eMeMTeeS. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar